Selasa, 28 Maret 2017

breaking-news Indeks Kepercayaan Konsumen AS melonjak ke 125.6 di bulan Maret, melampaui estimasi 114.0

cfd  CFD

Sir Alex Pensiun, Prospek Saham MU dalam Ancaman

Rabu, 8 Mei 2013 16:45 WIB
Dibaca 453

Monexnews - Salah satu pelatih/manajer sepakbola terbaik dunia, Sir Alex Ferguson, dikabarkan akan pensiun di akhir musim kompetisi Liga Inggris 2012/2013. Pelatih Manchester United ini segera mengakhiri perjalanan selama 26 tahun melatih tim olahraga terbesar sejagad.

Dilansir dari situs resmi Manchester United, Sir Alex akan menjalani pertandingan terakhirnya pada tanggal 19 Mei saat melawan West Bromwich Albion. Banyak pihak berspekulasi soal alasan di balik putusan mendadak pria Skotlandia ini, namun dalam pernyataan resminya Sir Alex tampak yakin. "Keputusan pensiun bukanlah hal yang mudah namun saya rasa sekarang adalah saatnya," urai sosok berusia 71 tahun ini di manutd.com.

Sejak melatih MU pada tanggal 6 November 1986 silam, pelatih ulung ini total sudah mengoleksi puluhan gelar bergengsi termasuk 13 kali juara liga, dua gelar Liga Champions, 5 FA Cup dan empat League Cup. Belum ditambah dengan puluhan piala minor dari berbagai kompetisi baik yang sifatnya resmi maupun yang hanya berupa eksibisi. Atas prestasinya itu, ia dianugerahi gelar Sir oleh kerajaan Inggris sekaligus memegang jabatan ganda di klubnya, yakni sebagai Direktur dan Duta Besar.

Kabar pensiun Sir Alex Ferguson diyakini akan berdampak besar terhadap nilai saham MU di lantai bursa New York. Sudah sejak lama namanya dijadikan 'alat jual' oleh pihak direksi untuk meyakinkan investor akan kepastian trophy juara bagi 'Setan Merah'. Sebelum IPO tahun lalu, pemilik klub asal Amerika, Keluarga Glazer memperingatkan pihak manajemen bahwa pergantian manajer dapat berdampak buruk pada kinerja perusahaan. Dalam prospektus saham kala itu, Manchester United menyatakan: "siapapun penerus Sir Alex, ia tidak akan bisa menyamai prestasinya. Penurunan performa tim utama dapat mempengaruhi daya tarik United untuk menggaet pemain baru."

Sebagai salah satu institusi olahraga terbesar dunia, Manchester United telah membuat banyak investor belajar lebih banyak soal bisnis sepakbola. Sejak IPO tahun 2012 lalu, saham MU konsisten naik seiring prestasi yang diperolehnya dan kini diperdagangkan 32% lebih tinggi dibandingkan harga saat penawaran perdana. Nama besar tim sepakbola ini seakan menjadi magnet bagi para penggemar di seluruh dunia untuk membeli merchandise dan segala hal yang terkait dengan 'Setan Merah'. Beberapa perusahaan bahkan sudah jauh hari meneken kontrak sponsir untuk musim kompetisi tahun depan, salah satunya adalah raksasa otomotif Amerika, General Motors. Apabila tidak ada aral melintang, lambang merk Chevrolet akan terpampang di kostum MU untuk kompetisi tahun depan.

Sampai dengan 7 Mei 2013, saham MU diperdagangkan di atas 49x dari estimasi laba 2013 dan lebih dari 25x estimasi laba 2014. Menurut tim riset Seeking Alpha, valuasi saham terkini relatif besar jika mengacu pada rasio price to earnings dan prospek keuntungan yang akan datang. Namun meski tergolong mahal, saham MU membuktikan diri mampu menhasilkan return optimal berkat kemampuan tim sepakbola ini untuk menambah penghasilan, baik dari deal sponsor maupun ekspansi bisnis lintas negara. Harga saham Manchester United (MANU) ditutup pada level $18.77 di NYSE atau naik 1.35% pada sesi perdagangan semalam.

 

 (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar