Minggu, 21 Januari 2018

cfd  CFD

Softbank Terus Berinvestasi di Perusahaan Teknologi

Senin, 11 Desember 2017 18:33 WIB
Dibaca 2719

Monexnews - Perusahaan teknologi real estat Compass mengumumkan pada akhir pekan lalu bahwa pihaknya mendapatkan investasi sebesar $ 450 juta dari SoftBank Vision Fund.

Aksi korporasi dari raksasa telekomunikasi dan teknologi asal Jepang ini menambah deretan investor  modal ventura di Compass sehingga total modal Compass meningkat menjadi $ 775 juta. Investor Compass lainnya termasuk Goldman Sachs, CEO American Express Ken Chenault, CEO Salesforce (perusahaan Cloud Computing) Marc Benioff, dan pengembang properti utama The LeFrak Organization.

Robert Reffkin, salah satu pendiri dan CEO di Compass, mengatakan kepada CNBC segera setelah pengumuman bahwa perusahaan tersebut lebih dari sekadar perusahaan real estat karena "menggunakan teknologi terbaik".

"Compass berada di trek tepat menjadi pemilik data real estat terbesar, global, dan perusahaan teknologi real estat nomor satu di dunia," kata Reffkin di "Squawk Box."

"Kami memiliki tim teknologi internal kami sendiri yang membangun platform end-to-end bagi agen properti untuk menjalankan dan mengelola setiap bagian bisnis mereka," katanya.

Reffkin adalah kepala staf Gary Cohn saat Cohn menjadi eksekutif nomor 2 di Goldman. Cohn saat ini merupakan penasihat ekonomi utama Presiden Donald Trump sebagai direktur Dewan Ekonomi Nasional.

Sebelumnya di pertengahan November lalu Softbank berinvestasi di Uber, aplikasi transportasi daring sebesar  $ 10 miliar. Softbank juga memiliki saham di kompetitor Uber, seperti Grab, Ola, atau Didi Chuxing, mereka bisa mendorong sekelompok perusahaan tersebut untuk melakukan merjer di masa depan.

Ketika SoftBank tertarik kepada sebuah bisnis, maka mereka tidak akan ragu untuk memberikan investasi kepada semua pemain yang ada. Sehingga siapa pun yang menjadi pemenang, mereka tetap akan meraih keuntungan. Untuk mengurangi kerugian, mereka pun tidak segan untuk menutup sebuah layanan atau mengusahakan akuisisi oleh perusahaan lain yang lebih besar.

Softbank merupakan perusahaan telekomunikasi dan teknologi yang didirikan oleh Masayoshi Son pada 3 September 1981. Saat ini perusahaan berbasis di Tokyo Jepang dan merupakan perusahaan terbuka yang tercatat di Bursa Saham Tokyo.

Menurut daftar Forbes Global 2000, SoftBank menduduki ranking 62 perusahaan publik terbesar dunia dan perusahaan publik terbesar ketiga di Jepang setelah Toyota dan Mitsubishi UFJ Financial. Di periode 2009 dan 2014, kapitalisasi pasar SoftBank meningkat 557%, kenaikan terbesar keempat di antara 100 perusahaan dengan kapitalisasi terbesar di dunia pada periode tersebut.

 (Irdy)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar