Kamis, 19 Januari 2017

breaking-news Bank of Canada mempertahankan suku bunga di level 0.50%.

cfd CFD

Sony Belum Berencana Jual Bisnis Penerbitan Musik Mereka

Selasa, 13 Januari 2015 0:23 WIB
Dibaca 495

Monexnews - 

Sony Corp., belum berencana untuk menjual bisnis penerbitan musik yang dapat mengontrol hak terhadap lagu mulai dari the Beatles hingga Taylor Swift, seperti yang diberitakan oleh surat bocoran di e-mail, kata CEO Sony Entertainment Michael Lynton.

Bisnis penerbitan musik Sony, yang saat ini terbesar di dunia, memiliki katalog lebih dari 2 juta lagu. Penerbit musik mengumpulkan royalty penulis lagu dari penjualan album, yang menggunakan TV dan pertunjukan lainnya.

Bloomberg News pada bulan lalu melaporkan bahwa e-mail dan dokumen yang dirilis dalam serangan cyber kepada Sony menyebutkan rencana “top secret” untuk menjual bisnis penerbitan musik karena mereka memiliki beberapa prospek pertumbuhan.

Dalam sebuah wawancara di tanggal 8 Januari, Lynton mengatakan bahwa penjualan di sektor tersebut tidak dipertimbangkannya.

Akun penerbitan musik menyumbang sekitar 14% untuk pendapatan Sony, dengan rekaman musik menjadi bagian terbesar dalam berikan pendapatan. Bisnis di sektor tersebut, yang termasuk diantaranya adalah Sony/ATV Music Publishing, yang merupakan usaha patungan dengan kekayaan Michael Jackson dan EMI Music Publishing, dimana Sony memiliki saham sebesar 30%.

Mengutip laporan dari New York Post bahwa CEO Sony/ATV, Martin Bandier mengatakan dalam sebuah memo kepada staffnya pada tanggal 9 Januari bahwa dia telah disarankan oleh Sony Corp. bahwa usaha tersebut jangan di jual.

Sony/ATV di dirikan di tahun 1995 dengan bekerja sama dengan Jackson, yang telah memperoleh hak terhadap lagu-lagu the Beatles dari sedekade yang lalu.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar