Rabu, 26 Juli 2017

cfd  CFD

Strategi Terbaru Blackberry Mengembangkan Sayap Bisnis

Rabu, 28 Agustus 2013 16:41 WIB
Dibaca 635

Monexnews -

Meski BlackBerry telah kehilangan dominasi pada pasar smartphone dunia, BBM masih menjadi layanan percakapan yang populer. Oleh sebab itu Blackberry sedang mempertimbangkan rencana untuk memisahkan unit bisnis layanan pesanan Blackberry Messenger (BBM) dari perusahaan induk agar bisa beroperasi dengan lebih mandiri, yang akan dinamakan BBM Inc.

Dengan adanya pelbagai upaya baru itu, BlackBerry sepertinya membayangkan BBM akan menjadi pesaing tidak saja bagi layanan pesan seperti WhatsApp, tapi juga perusahaan Internet lebih besar lainnya seperti Twitter dan Skype.

Layanan BBM lintas platform telah siap beroperasi dan diluncurkan sekitar tiga tahun lalu, demikian sumber yang dekat dengan perusahaan. Namun, para petinggi BlackBerry memutuskan untuk menghentikannya. BBM versi desktop pun telah beroperasi secara internal bertahun-tahun lalu, demikian menurut sumber tersebut. Namun, para petinggi memilih untuk tidak meluncurkan layanan kepada khalayak luas.

Saat mengukur aset BlackBerry demi kepentingan penjualan, banyak analis tidak memperhitungkan BBM secara terpisah. Direktur Utama Blackberry, Thorsten Heins mengatakan Mei lalu layanan BBM akan dapat dinikmati oleh pemakai smartphone lain pada musim panas tahun ini.

Saham CFD Blackberry sendiri merosot cukup tajam sejak awal tahun ini, disebabkan kegagalan Blackberry untuk mendongkrak penjualan produk terbaru nya Q10 dan Z10 yang masih kalah saing dengan smartphone Apple dan Android.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar