Senin, 29 Mei 2017

cfd  CFD

T-Mobile Tawarkan Rp7.9 juta bagi Konsumen yang Berani 'Membelot' dari Operator Rival

Kamis, 9 Januari 2014 10:22 WIB
Dibaca 409

Monexnews - Perusahaan telekomunikasi asal Amerika Serikat, T-Mobile, sukses merebut 4.4 juta pelanggan baru pada tahun 2013 lalu. Enggan berpuas hati, provider ini siap melakukan inovasi baru dari sisi marketing untuk menjaring lebih banyak konsumen dalam dua semester ke depan.

Tambahan pengguna baru sebanyak 4.4 juta orang merupakan rekor pertumbuhan tertinggi perusahaan dalam delapan tahun terakhir. Pada kuartal IV 2013 saja, T-Mobile mampu menarik 1.6 juta pelanggan sehingga total konsumennya mencapai 47 juta orang.

Strategi yang dilakukan oleh jajaran direksi terbilang berani. Mereka menerapkan perang harga dengan provider lainnya melalui berbagai program. Untuk tahun ini, T-Mobile siap membayar $650 (Rp7.9 juta) kepada pelanggan yang terikat kontrak pasca bayar dengan operator lain untuk beralih menggunakan layanannya. Konsumen yang bersedia 'membelot' dari provider lain seperti AT&T, Verizon atau Sprint akan mendapat kompensasi maksimal dengan rincian sebesar $350 per line dan $300 per nomor ponsel. Cara untuk mendapatkan fasilitas ini sangat mudah. Pengguna ponsel tinggal melakukan tukar tambah ponselnya ke gerai T-Mobile untuk mendapatkan ponsel anyar dan nomor baru.

Tawaran sejenis memang telah lebih dulu dilakukan oleh AT&T pekan ini, di mana perusahaan tersebut memberikan promo senilai $450 kepada konsumen yang mau beralih menggunakan layanannya. Dengan adanya 'rayuan' dari T-Mobile dengan nominal yang lebih besar, maka kedua perusahaan sepertinya siap untuk saling bunuh di tahun 2014. "Kami akan lebih terkenal tahun ini," ujar CEO T-Mobile, John Legere seraya menyindir perusahaan saingannya. Ia membantah kalau kebijakan marketing-nya berlawanan dengan etika bisnis karena konsumen justru diberikan pilihan yang beragam dari sisi harga.

Komentar senada diungkapkan oleh bos marketing T-Mobile, Mike Sievert. "(Strategi) ini bukanlah suap, tapi sebuah transformasi pemasaran di industri telekomunikasi," tuturnya. Patut disimak sejauh mana perusahaan lain seperti Verizon dan Sprint mampu mengimbangi perang harga antara dua operator terbesar di negeri Paman Sam. Bukan tidak mungkin muncul suatu kebijakan pemasaran yang lebih provokatif dalam beberapa pekan ke depan.

- Harga saham T-Mobile (NYSE:TMUS) ditutup pada posisi $33.25 pada sesi perdagangan hari Rabu (08/01) atau menguat 0.09%

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar