Sabtu, 25 Maret 2017

cfd  CFD

Terlibat Skandal Makanan, Yum Pangkas Proyeksi Laba

Rabu, 8 Oktober 2014 13:41 WIB
Dibaca 924

Monexnews - Yum! Brands Inc., pemilik franchise fast-food KFC dan Taco Bell, memangkas proyeksi laba tahunannya seiring penyelidikan supplier makanan melukai tingkat penjualannya di China. Earnings per lembar saham, di luar barang-barang, diperkirakan akan naik sebesar 6-10% tahun ini, menurut pernyataan perusahaan yang berbasis di Louisville, Kentucky kemarin Turun dari proyeksi sebelumnya untuk pertumbuhan setidaknya sebesar 20%. Yum, yang saat ini memiliki lebih dari 6,400 restorean di China, telah berada di bawah tekanan setelah isu kesehatan makanan yang mendorong konsumen untuk menjauhi KFC dan Pizza Hut di sana. Yum juga sedang kesulitan di AS, di mana Pizza Hut berusaha untuk berkompetisi dengan rival-rivalnya dalam menawarkan diskon besar dan menu baru.

“Permasalahan utama terletak di China” dan skandal makanan di sana, ucap Efraim Levy, analis bursa saham pada S&P Capital IQ di New York. “Hal tersebut akan menekan mereka utnuk sementara waktu.” Pendapatan bersih kuartal ketiga mencapai naik lebih dari dua kali lipat menjadi 404 juta dollar, atau 89 sen per lembar saham, dari 152 juta dollar, atau 33 sen per lembar saham, menurut perusahaan. Di luar beberapa barang-barang, laba berada pada 87 sen per lembar saham. Analis memproyeksikan earnings sebesar 83 sen per lembar saham. Pendapatan turun sebanyak 3.2% menjadi 3.35 milyar dollar, berada di bawah estimasi analis sebesar 3.37 milyar dollar. Saham Yun anjlok sebanyak 7.8% tahun ini hingga level penutupan kemarin, sementara Standard & Poor’s 500 Restaurants Index turun sebanyak 3.1%.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar