Senin, 29 Mei 2017

cfd  CFD

Tidak Hanya Indonesia, Skandal Daging juga Ada di China

Kamis, 2 Januari 2014 13:54 WIB
Dibaca 945

Monexnews - Walmart resmi menarik produk daging keledai yang dijual pada sejumlah outlet di wilayah China. Kebijakan recall diambil setelah perusahaan itu menemukan kandungan DNA hewan lain dalam daging keledai yang beredar di outlet negeri tirai bambu.

Walmart akan mengganti uang konsumen yang sudah membeli daging keledai berlabel 'Five Spice' dan berjanji membantu industri pangan lokal untuk menyelidiki kelalaian supplier-nya di provinsi Shandong bagian utara. Pihak otoritas, Shandong Food and Drug Administration, beberapa waktu sebelumnya sudah menyebut daging keledai yang dijual Walmart mengandung daging hewan rubah.

Skandal daging ini berpotensi melukai reputasi Walmart sebagai raksasa penyedia barang dan produk pangan di China. Padahal pasar pangan dan kelontong di negara ini mencatat perputaran uang sampai $1 triliun per tahun. Belum diketahui apakah masalah kontaminasi daging akan menghambat rencana pembukaan 110 cabang baru di berbagai penjuru negeri tirai bambu dalam beberapa tahun mendatang.

Daging keledai menjadi cemilan yang populer di beberapa wilayah China, walaupun persentasenya tidak sebesar konsumsi daging-daging hewan lain. Pada 2011 lalu, China memotong sebanyak 2.4 juta ekor keledai untuk diambil dagingnya sebagai bahan produk pangan. Sementara Walmart turut meraup keuntungan dari konsumsi daging hewan pengangkut tersebut melalui beberapa produk kuliner yang dijualnya.

Apa yang dialami oleh retailer terbesar dunia ini kian menambah panjang daftar perusahaan asal Amerika Serikat dan Eropa yang tersandung kasus pangan dan kesehatan di China. Sebelumnya, perusahaan Carrefour, McDonald's dan induk usaha KFC (Yum Brands) juga diterpa isu tentang keamanan produk. Belum lagi jika ditambah dengan masalah kontaminasi susu yang dialami oleh produsen asal New Zealand, Fonterra, pada pertengahan tahun lalu. Dari situ bisa dilihat betapa ketatnya pemerintah China memberlakukan aturan dan memberi hukuman bagi perusahaan-perusahaan yang mencari makan di sana.


*Harga saham Walmart (NYSE:WMT) ditutup pada posisi $78.69 atau menguat 0.08% pada sesi perdagangan hari Selasa (31/12)

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar