Selasa, 24 Oktober 2017

cfd  CFD

Toyota Pamerkan Mobil yang Bisa Menyetir Sendiri

Selasa, 8 Januari 2013 10:20 WIB
Dibaca 609

Monexnews - Pagelaran Consumer Electronics Show (CES) yang dihelat di kota Las Vegas pada tanggal 8-11 Januari 2013 akan menjadi parameter eksistensi korporasi dunia. Perusahaan yang memiliki lini bisnis terkait dengan elektronik, teknologi dan otomatisasi berupaya menampilkan rangkaian produk andalan masing-masing.

Salah satu produsen otomotif kenamaan, Toyota Motors, juga ikut ambil bagian dalam ajang tahunan tersebut. Toyota bahkan sudah membocorkan hasil riset pembuatan mobil yang bisa mengemudi sendiri, tanpa intervensi tangan dan kaki manusia. Raksasa otomotif asal Jepang ini juga memamerkan varian Lexus prototype yang dilengkapi dengan perangkat pendeteksi kontur sekitar. Alat tersebut berfungsi untuk mempelajari kondisi lingkungan jalan sehingga mobil mampu menyetir sendiri, bahkan di tengah lingkungan yang paling kompleks sekalipun, tanpa campur tangan manusia. Sang pengendara hanya tinggal duduk dan tidak perlu menyentuh stir maupun pedal karena mesin secara otomatis berjalan sesuai tujuannya.

Meski demikian, pihak Toyota menyatakan bahwa fungsi otomatis pada kendaraan hanya ditujukan sebagai alat bantu. "Pengembangan sistem ini bertujuan untuk meningkatkan persepsi pengemudi terhadap lingkungan sekitarnya, membantu proses pengambilan keputusan dan menambah kemampuan mengemudi sang pengendara," demikian pernyataan tertulis Toyota. Secara singkat, tujuan dari pengembangan mobil ini adalah untuk membantu penggunanya menghindari kecelakaan dan mengambil alih kemudi apabila diperlukan sewaktu-waktu.

Beberapa piranti yang ditempatkan pada mobil antara lain sistem laser, yang berfungsi untuk melihat objek di sekitarnya dalam radius 230 kaki, radar di bagian depan dan kamera high-definition di setiap sisi untuk memantau lampu lalu lintas serta kendaraan yang mendekat. Toyota sangat serius menggarap proyek mobil otomatis ini. Perseroan bahkan sudah menyiapkan lahan seluas 8,6 hektar untuk dijadikan simulator jalanan di Jepang. Karakteristik tempat pengujian sudah disesuaikan dengan kondisi jalanan perkotaan di seluruh dunia, termasuk kondisi kemacetannya. Pihak direksi tidak berkomentar tentang prospek peluncuran mobil itu ke pasaran pasca penelitian. Saham Toyota ditutup pada level $95.53 atau -1.86% di New York semalam (07/01).

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar