Minggu, 26 Maret 2017

cfd  CFD

Tuntutan Zaman, Honda Ubah Bahasa Resmi dari Jepang ke Inggris

Selasa, 30 Juni 2015 14:13 WIB
Dibaca 2993

Monexnews - Perusahaan asal Jepang dikenal sangat nasionalis dalam hal apapun, termasuk penggunaan bahasa resmi dalam setiap aktivitasnya. Namun patron itu perlahan bergeser seiring dengan paham globalisasi bisnis yang dianut oleh pelaku ekspor.

Seiring dengan agresivitas bisnisnya Jepang ke luar negeri, Honda Motors mulai berbenah diri untuk menyesuaikan diri dengan tren. Salah satunya adalah dengan mengganti bahasa resmi dalam korespondensi dan komunikasi sehari-hari dari Jepang ke Inggris. Pihak direksi menginginkan seluruh dokumen dan layanan tidak lagi memakai bahasa negara asalnya mulai 2020 karena Honda sudah mengepakkan sayap bisnisnya ke luar negeri. Namun demikian, proses adaptasi akan dimulai sesegera mungkin sehingga sumber daya manusia yang bekerja di dalam perusahaan bisa siap pada waktunya.

Sebelumnya, perusahaan besar lain seperti Fast Retailing Co. (operator merek Uniqlo) dan toko online Rakuten telah melakukan langkah serupa. Honda merasa perlu lebih berwawasan global mengingat pabrik dan kantor perwakilannya tersebar di banyak negara. Selain diakui sebagai bahasa internasional, bahasa Inggris dipilih Honda karena mewakili negara pangsa pasar terbesarnya yaitu Amerika Serikat. Dengan porsi penjualan mencapai sepertiga total sales global, Amerika ibarat rumah bagi Honda sejak pabriknya pertama kali berdiri tahun 1982 silam.

Sebenarnya banyak karyawan Honda sudah fasih berbahasa Inggris dalam aktivitas sehari-hari, namun mereka belum sepenuhnya menerjemahkan dokumen-dokumennya ke dalam bahasa Inggris. Beberapa pertemuan penting juga masih dilakukan dengan bahasa Jepang meski pokok bahasannya menyengkut penjualan secara global.

Di bawah kebijakan baru ini, seluruh pejabat senior diharapkan sudah bisa komunikasi dengan bahasa Inggris di tahun 2020 mendatang. Perusahaan akan menyediakan kursus bahasa bagi karyawan yang hanya bisa bahasa Jepang. “Dengan ini kami menegaskan posisi Honda sebagai perusahaan global," kata juru bicara Honda, Yuka Abe. Perusahaan lainnya, Nissan Motors, kemungkinan juga akan melakukan hal serupa karena sebagian bos-bosnya adalah warga non-Jepang termasuk Chief Executive Carlos Ghosn. (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar