Sabtu, 25 Maret 2017

cfd  CFD

Twitter Kerek Kisaran Harga Jual IPO Saham

Selasa, 5 November 2013 13:40 WIB
Dibaca 398

Monexnews - Perusahaan media sosial Twitter menaikkan harga jual saham di initial public offering (IPO) Kamis depan (07/11). Kisaran harga perdana kini dipatok antara $23 dan $25 atau lebih tinggi dibanding keputusan sebelumnya, $17 sampai $20 per unit.


Dengan demikian, maka Twitter membidik raupan dana segar antara $1.6 miliar dan $1.8 miliar dari IPO pekan ini. Penjualan sebanyak 70 juta saham tersebut akan membuat Twitter memiliki kapitalisasi aset $12.8 miliar sampai $13.9 miliar. Nilai tersebut setara dengan separuh total nilai pasar perusahaan media sosial yang lebih dulu melantai di bursa, LinkedIn.


Co-founder Evan Williams adalah pemegang saham individu terbesar Twitter dengan rasio kepemilikan 10.4% atau setara nominal $1.3 miliar sampai $1.4 miliar. Adapun CEO Dick Costolo mempunyai asey di perusahaannya senilai $191.9 juta. Nantinya hanya investor perusahaan, seperti hedge funds dan reksadana yang punya akses untuk membeli saham langsung dari pihak underwriter di hari pertama. Setelah itu, investor perorangan dapat melakukan transaksi langsung di bursa tanpa melalui pihak koordinator IPO yang terdiri dari Goldman Sachs dan Morgan Stanley.


Keputusan untuk menaikkan harga IPO terbilang berani karena fondasi bisnis perusahaan belum sepenuhnya solid. Perusahaan yang berdiri sejak 2006 ini belum mencetak laba dalam tiga tahun terakhir atau sejak Twitter diwajibkan melaporkan pos keuangan kepada publik. Angka kerugian tercatat sebesar $67 juta pada tahun 2010 dan $164 juta satu tahun kemudian. Kalaupun ada alasan yang membuat sahamnya menarik untuk dibeli yakni potensi keuntungan dari trend iklan pada perangkat mobile. Mobile ads memberi kontribusi 65% terhadap total pendapatan iklan tahun lalu. Jumlah penggunanya yang mencapai 218 juta juga bisa menjadi parameter dari prospek cerah perusahaan di masa depan. Valuasi nilai perusahaan saat ini berada di kisaran $10 miliar. Sampai dengan 30 Juni lalu, Twitter memiliki aset cair dan tunai sekitar $375 juta dan jumlah tenaga kerja sampai 2000 orang.


Bahkan menurut survei, sebagian besar orang Amerika tidak yakin kalau Twitter bisa menghasilkan return optimal bagi pemegang sahamnya. Associated Press dan CNBC kemarin mengadakan suatu jajak pendapat untuk mempelajari sejauh mana optimisme pelaku pasar terhadap saham Twitter. Sebanyak 47% warga Amerika tidak yakin kalau pembelian saham Twitter adalah suatu rencana investasi yang bagus, sementara 36% lainnya menganggap saham media sosial ini layak dibeli. Pada komponen interview lainnya, sebanyak 52% responden berusia antara 18 dan 34 tahun menolak tawaran investasi Twitter, yang akan memulai debutnya hari Kamis pagi waktu New York (07/11).


Jumlah responden yang menyambut baik IPO Twitter jauh lebih sedikit dibandingkan hasil jajak pendapat serupa yang digelar jelang IPO Facebook tahun lalu, di mana 51% memandang perusahaan Mark Zuckerberg sebagai investasi yang bagus. Hanya 31% orang yang enggan memiliki saham Facebook pada saat IPO bulan Mei 2012.


 

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar