Rabu, 25 Januari 2017

breaking-news Keputusan Mahkamah Agung Inggris: proses formal Brexit harus melalui persetujuan parlemen.

cfd  CFD

Unilever Cetak Pertumbuhan Penjualan Terlambat Di Q3 Sejak 2009

Kamis, 23 Oktober 2014 14:08 WIB
Dibaca 602

Monexnews - Unilever, produsen dari deterjen Surf dan Rin laundry, melaporkan pertumbuhan pendapatan yang lebih lambat di kuartal ketiga dalam lima tahun terakhir di tengah perlambatan di pasar berkembang di Asia.

Dalam periode kuartal ketiga yang berakhir 30 September, penjualan hanya naik 2,1%, di laporkan oleh perusahaan yang berbasis di London dan Rotterdam dalam pernyataannya hari ini. Estimasi median dari 15 analis yang di survei Bloomberg menyerukan untuk kenaikan 3,9%.

Unilever, bersama dengan perusahaan produk konsumen lainnya, sedang berjuang untuk meningkatkan penjualan pada tahun lalu seiring pasar berkembang yang terus melambat di saat kawasan Eropa yang berjalan stagnan. Kepala keuangan Jean-Marc pada bulan lalu mengatakan bahwa pertumbuhan pasar telah menyusut untuk kurang dari 2%, dari 4% di tahun 2013, dengan belum adanya tanda-tanda perbaikan.

"Kami perkirakan pasar masih sulit setidaknya sampai akhir tahun ini," kata CEO Paul Polman dala mpernyataannya, "Kami telah meningkatkan inisiatif kami untuk membuang biaya yang tidak perlu, menyederhanakan bisnis dan memastikan bahwa Unilever masih lincah dan tangguh."

 Pasar berkembang seperti India dan Indonesia, yang menyumbang sekitar 57% dari penjualan Unilever, hanya tumbuh 5.6%, lebih lambat dari kenaikan di semester pertama yang sebesar 6.6% dan jauh dari pertumbuhan 12% yang Unilever nikmati pada periode yang sama pada dua tahun yang lalu. Pendapatan di kawasan berkembang turun 2.5%.
 
(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar