Senin, 23 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

cfd  CFD

Via Memo, Yahoo Kritik Karyawan yang Membangkang

Rabu, 27 November 2013 15:05 WIB
Dibaca 799

Monexnews - Niat Yahoo untuk memperbarui layanan email-nya kurang mendapat dukungan dari karyawannya sendiri. Fakta itu terungkap dari isi memo internal yang bocor ke media, di mana tertulis kalau sekitar 75% pekerja menolak untuk memakai layanan email perusahaan.

Memo yang disebarkan oleh Jeff Bonforte (senior vice president of communications products) dan Randy Roumillat (chief information officer) itu berisi sindiran bagi karyawan yang belum juga memakai Yahoo sebagai akun utamanya. Padahal perusahaan sudah mewajibkan semua elemen untuk selalu memakai produk bikinan mereka sendiri, bukan hanya sebagai komitmen pribadi namun juga untuk membantu uji coba produk dan memberi masukan konstruktif.

Konon selama ini sebagian besar karyawan justru memilih Microsoft Outlook dan Gmail sebagai pengelola akun utama. Padahal perusahaan butuh rekomendasi dari karyawan tentang kualitas fitur, khususnya dalam fasilitas smart auto-suggest yang dikembangkan oleh anak usaha, Xobni. Dalam bagian terakhir memonya, kedua eksekutif perusahaan juga menyebut akun email korporatnya tidak support dengan sistem operasi Android maupun iOS Apple. Hal inilah yang kemungkinan membuat para karyawan enggan memakainya karena tidak bisa dibuka pada perangkat mobile berbasis dua sistem itu.

CEO Marissa Mayer kemungkinan harus merevisi lagi kebijakannya terhadap karyawan. Sejak pertama kali menjabat satu setengah tahun lalu, ia melakukan segalanya untuk menaikkan kembali pamor Yahoo. Mulai dari peluncuran logo baru, mendisain kembali aplikasi yang sudah ada hingga akuisisi perusahaan-perusahaan strategis. Khusus bagi pekerjanya, pihak direksi bahkan memberi fasilitas ekstra seperti perpanjangan masa cuti hamil hingga pemberian iPhone secara cuma-cuma. Setelah semua pengorbanan itu, bisa jadi Mayer juga akan memberlakukan sanksi baru kepada mereka yang menolak instruksi perusahaan.


*Harga saham Yahoo (NASDAQ:YHOO) ditutup pada posisi $36.64 atau menguat 0.96% pada sesi perdagangan Selasa (26/11).

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar