Selasa, 24 Oktober 2017

cfd  CFD

Wal-Mart Berupaya Bangun Kekuatan Online

Kamis, 20 Juni 2013 22:00 WIB
Dibaca 427

Monexnews -

Ingin mengejar ketertinggalannya di sektor e-commerce, Wal Mart Stores Inc. memutuskan takkan menjiplak model bisnis Amazon karena mereka juga mencemaskan bagaimana caranya agar pasokan ke tokonya tidak terganggu.

Amazon.com Inc. merupakan perusahaan terdepan dalam hal penjualan online berkat tersedianya lebih dari 40 jaringan gudang di Amerika Serikat, dan sejumlah robot yang membantu mempercepat pengiriman pesanan ke rumah pembeli sangat efisien.

Sementara Wal-Mart justru menciptakan sistem logistik baru yang menyangkut pembangunan gudang baru bagi pemesanan lewat Web. Selain itu, Wal-Mart juga memanfaatkan para pekerja di toko untuk secara langsung mengepak dan mengirim barang ke para konsumen. Wal-Mart berpendapat proses akan lebih cepat dan murah jika pengiriman langsung dilakukan dari 4.000 lebih tokonya di AS.

Terlepas sejumlah janji untuk menjadi kekuatan online sejak menjajaki e-commerce pada satu dasawarsa lalu, posisi Wal-Mart jauh berada di bawah Amazon. Tahun lalu, Amazon membukukan penjualan online senilai $61 miliar. Sementara Wal-Mart sebesar $7,7 miliar, demikian keterangan Internet Trailer.

Taruhan bagi Wal-Mart kian besar. Tahun lalu, penjualan online meningkat 16% di AS menjadi $224,3 miliar, dan kini mencakup sekitar 5% penjualan barang konsumen secara keseluruhan. Angka itu diharapkan meningkat dua kali lipat pada 2017, demikian menurut Forrester Research Inc. Penjualan fisik masih mencakup $9,50 dari setiap $10 yang dibelanjakan, tapi hanya naik sebesar 5% dari tahun sebelumnya.

 

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar