Selasa, 22 Agustus 2017

cfd  CFD

Wal Mart Saingi Fasilitas Kirim Gratis Milik Amazon

Jumat, 22 November 2013 13:00 WIB
Dibaca 2145

Monexnews - Perusahaan ritel produk terbesar dunia, Wal-Mart, beberapa saat lalu mengumumkan kebijakan baru untuk fasilitas pengiriman gratis di musim liburan Amerika Serikat. Kalau sebelumnya konsumen harus membelanjakan uang minimal $50 atau sekitar Rp580 ribu untuk bisa menikmati biaya kirim gratis, maka peraturan itu diubah. Wal-Mart menurunkan batas minimal pembelanjaan jadi hanya $35 atau Rp410 ribu oleh konsumen untuk mendapat layanan gratis itu.

Keputusan direksi tersebut dibuat tepat satu bulan setelah perusahaan pesaingnya, Amazon menetapkan batas minimal pembelian untuk layanan kirim gratis dari $25 sebesar $35. Dengan demikian, maka untuk musim liburan akhir tahun 2013 ini, konsumen online sangat diuntungkan oleh persaingan layanan antara dua perusahaan dengan basis pasar luas tersebut.

Beberapa perusahaan sudah sejak lama memberlakukan klausul bebas biaya pengiriman untuk pembelian minimum dalam jumlah tertentu. Namun pemberlakuan minimum order itu terus berubah seiring perubahan pos biaya operasional perusahaan. Setelah satu dasawarsa terakhir memberlakuan bebas biaya kirim untuk minimum order $25, Amazon.com mengubah kebijakannya. Satu bulan lalu, perusahaan ini mewajibkan konsumen untuk membeli produk di atas harga $35 supaya mendapat biaya kirim gratis. Putusan ini mulai berlaku mulai Selasa 22 Oktober waktu Amerika atau jelang musim liburan musim dingin.

Pasca keputusan itu maka Amazon masuk dalam daftar retailer strata menengah yang menggratiskan biaya kirim. Sebelumnya beberapa perusahaan telah lebih dahulu memberlakukan minimum order lebih besar kepada pelanggan. Wal-Mart dan Target menetapkan free shipping untuk pembelian di atas $50. Sedangkan Best Buy adalah perusahaan dengan angka minimum order paling rendah yakni hanya $25.

Kini dengan adanya peraturan baru dari Wal-Mart, maka persaingan jual beli online di musim liburan semakin memanas. Walaupun hanya berlaku saat musim liburan, langkah Wal-Mart terbilang berani karena dilakukan pada saat retailer rival justru menaikkan minimum ordernya. Menarik untuk dilihat sejauh mana program minimum order for free shipping mampu menjaring konsumen online Amerika.

Free shipping sendiri memang menjadi daya tarik kunci bagi konsumen yang ingin memesan barang secara online. Pada semester pertama tahun ini, Amazon mengklaim kalau 30% kenaikan angka penjualan berkat kontribusi program bebas biaya kirim. Buat Amazon sendiri, biaya pengiriman juga tidaklah murah terutama di masa liburan. Dalam tiga bulan terakhir di tahun 2012, Amazon menghabiskan nyaris $1.8 miliar hanya untuk biaya kirim. Perseroan tidak mengumumkan berapa beban yang ditanggung dari kebijakan free shipping.


*Harga saham Wal-Mart (WMT) ditutup pada level $78.86 pada sesi perdagangan hari Kamis (21/11) atau turun 0.1%.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar