Selasa, 17 Januari 2017

commodity Commodity

Aksi Spekulan Jerumuskan Harga Minyak Mentah

Senin, 13 Oktober 2014 14:04 WIB
Dibaca 708

Monexnews - Manajer keuangan mengurangi posisi bullish terhadap harga minyak dengan jumlah paling banyak dalam 5 pekan, membantu pendorong harga minyak berjangka AS menuju pasar bearish. Hedge fund dan spkeulan besar lainnya juga memangkas posisi long pada minyak jenis West Texas Intermediate sebanyak 4.8% dalam 7 hari hingga 7 Oktober lalu, menurut data dari Commodity Futures Trading Commission. Posisi short naik sebanyak 8%, paling banyak dalam hampir sebulan. 

Minyak jenis WTI bergabung dengan Brent, minyak acuan Eropa, dalam turun lebih dari 20% dari level tinggi bulan Juni lalu, memenuhi kriteria yang didefinisikan sebagai pasar bearish. Suplai minyak mentah AS naik paling banyak sejak bulan April seiring tingkat produksi domestik naik ke level tinggi 28 tahun dan pihak penyulingan menutup unitnya untuk pemeliharaan. Tingkat permintaan minyak AS tahun ini akan turun ke level terendah sejak 2012, menurut prediksi pemerintah pada tanggal 7 Oktober lalu.
“Penurunan lebih lanjut disebabkan oleh kecemasan atas suplai,” ucap Harry Tchilinguirian, kepala strategis pasar komoditas pada BNP Paribas SA di London. “AS sedang tidak kekurangan minyak mentah.”

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar