Selasa, 24 Oktober 2017

commodity  Commodity

Angka Perdagangan China Mendongkrak Harga Minyak

Rabu, 12 Februari 2014 16:35 WIB
Dibaca 684

Monexnews - Harga minyak mentah kembali bertengger di atas leve $100 per barrel pada hari Rabu setelah data perdagangan China menunjukkan impor 'emas hitam' mencapai rekor tertinggi pada bulan lalu, yang mendongkrak prospek pertumbuhan permintaan dari ekonomi terbesar ke-2 di dunia itu.

Saat ini minyak mentah untuk kontrak pengiriman bulan Maret diperdagangkan sekitar 0,7% lebih tinggi pada kisaran $100.65 per barrel.

Impor minyak mentah China melonjak 11,9% pada bulan Januari dari tahun sebelumnya, untuk menyentuh rekor tertinggi 28,16 ton atau 6,63 juta barrel per hari, mengacu dari data bea cukai yang dirilis hari Rabu. Lonjakan tersebut sebagian besar dipicu oleh PetroChina dan Sinopec yang mulai mengoperasikan kilang Sichuan berkapasitas 300.000 barrel per hari dan kilang Fujian berkapasitas 280.000 barrel per hari.

Dorongan positif juga datang dari laporan American Petroleum Institute (API) yang menunjukkan persediaan minyak mentah AS naik 2,1 juta barrel dalam pekan yang berakhir pada 7 Februari lalu. Angka tersebut masih di bawah ekspektasi kenaikan 2,5 juta barrel dari para analis. 

Untuk selanjutnya fokus pelaku pasar minyak akan tertuju pada laporan persediaan mingguan AS dari Energy Information Administration (EIA) pada pukul 22.30 nanti malam. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar