Rabu, 18 Oktober 2017

commodity  Commodity

Anjloknya Cadangan AS Kembali Lambungkan Harga Minyak

Kamis, 27 Februari 2014 8:26 WIB
Dibaca 641

Monexnews -

Minyak West Texas Intermediate menuju penguatan bulanan seiring data pemerintah menunjukkan cadangan minyak turun untuk pekan ke empat pada titik pengantaran untuk kontrak minyak AS. Nilai premi antara minyak WTI dan Brent menyempit.

Minyak berjangka hanya sedikit berubah di New York setelah kemarin harga naik ke level tertinggi dalam sepekan. Cadangan minyak di Cushing, Oklahoma, yang merupakan hub cadangan minyak terbesar di AS, turun sebanyak 1.08 juta barel menjadi 34.8 juta barel pada pekan lalu, kata Energy Information Administration kemarin. Itu adalah level terendah sejak bulan Oktober. Cadangan minyak suling, yang katagorinya termasuk minyak pemanas dan diesel, naik untuk untuk pertama kalinua dalam tujuh pekan seiring meredanya cuaca dingin.

Minyak WTI untuk kontrak bulan April bergerak di kisaran 102.35 per barel, turun sebanyak 24 sen dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange pada pukul 08.24 wib. Harga minyak kemarin naik sebanyak 0.8%, kenaikan tertinggi sejak 19 Februari menjadi $102.59. Volume dari semua kontrak berjangka yang di perdagangkan bergerak sekitar 61 persen di bawah rata-rata pergerakan 100 hari. Harga minyak naik sebanyak 5 persen pada bulan ini.

Minyak Brent  untuk kontrak bulan April berakhir di $109.52 perbarel kemarin di bursa berjangka ICE Europe di London. Minyak patokan Eropa berakhir dengan premi menjadi $6.93 terhadap WTI, selisih terkecil sejak bulan Oktober.  

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar