Jumat, 24 Maret 2017

commodity  Commodity

Arab Saudi Yakin Harga Minyak Akan Stabil di Kisaran $60/Barrel

Kamis, 4 Desember 2014 0:02 WIB
Dibaca 735

Monexnews - Produsen minyak terbesar Organization of the Petroleum Exporting Countries, Arab Saudi, percaya jika harga minyak akan stabil pada kisaran $60 per barrel. Level dimana Arab dan produsen Teluk lainnya merasa masih bisa bertahan, menurut seorang pejabat negara Teluk. 

Pergeseran dalam pemikiran Saudi menunjukkan jika pemimpin de facto OPEC itu tidak akan melakukan pengurangan pasokan dalam waktu dekat, bahkan jika harga minyak anjlok lebih dalam. Hal itu juga menunjukkan seberapa cepat anggota OPEC harus beradaptasi terhadap perubahan di pasar minyak yang disebabkan oleh lonjakan pasokan dari revolusi minyak shale AS, bersamaan dengan perlambatan pertumbuhan permintaan global.

"Negara-negara Teluk tidak memiliki target harga, penurunan harga lebih lanjut hingga di bawah $60 hanya akan berlangsung sementara," kata pejabat negara Teluk itu.

Sebelum pertemuan OPEC pekan lalu di Wina, Saudi telah mempertimbangkan proposal Venezuela untuk memangkas output kartel minyak itu secara signifikan. Namun potensi kesepakatan akhirnya harus pupus setelah Rusia, produsen minyak utama non-OPEC, menolak untuk berpartisipasi dalam pengurangan pasokan global.

Kondisi tersebut telah memberi Arab Saudi dan negara-negara Teluk alasan tambahan untuk mendorong strategi tak populer dalam pertemuan OPEC, dengan tidak merubah target produksi minyak mereka sebagai upaya untuk mempertahankan pangsa pasar. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar