Senin, 23 Oktober 2017

commodity  Commodity

AS dan Arab Serang ISIS, Minyak WTI Menguat

Rabu, 24 September 2014 6:11 WIB
Dibaca 542

Monexnews - Minyak mentah WTI menguat setelah AS dan Arab meluncurkan serangkaian serangan udara terhadap Islamic State di Suriah. Minyak juga mendapat dukungan dari survei yang menunjukkan aktivitas manufaktur China naik di bulan September. 

Presiden Barack Obama mengatakan AS memimpin serangan tudara di Suriah terhadap kelompok ekstrimis yang mengancam keamanan negara, dan mengatakan akan melakukan apa saja yang untuk memberantas terorisme. AS dan sekutunya berusaha memukul mundur pergerakan Islamic State yang telah menguasai beberapa wilayah di Irak dan Suriah.

HSBC melaporkan indeks aktivitas manufaktur China bulan September naik menjadi 50,5, dari bulan sebelumnya sebesar 50,2, dan memetahkan ekspetasi penurunan menjadi 50,0 oleh para analis. Data tersebut memberikan sentimen positif bagi minyak mengingiat China merupakan konsumen minyak terbesar kedua di dunia.

Minyak mentah WTI pada perdagangan Selasa ditutup pada level $91,72 per barel, dengan level terendah harian $90,58 dan tertinggi $92,09. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar