Sabtu, 16 Desember 2017

commodity  Commodity

AS Tolak Intervensi Pasar Minyak

Selasa, 20 Januari 2015 9:26 WIB
Dibaca 808

Monexnews - Harga minyak diperdagangkan di bawah level $48 per barel seriring AS mensinyalkan pihaknya tidak akan mengintervensi pasar meski harga minyak turun. Harga minyak turun sebanyak 3% pada sesi New York semalam dari level penutupan tanggal 16 Januari lalu setelah lantai bursa ditutup pada hari Senin untuk hari libur Martin Luther King Jr.. AS, yang merupakan konsumen minyak terbeasr dunia, akan membiarkan pasar memutuskan, menurut Amos Hochstein, utusan energi Departemen Luar Negeri. 

Iran cukup kuat untuk menghadapi penurunan harga minyak yang lebih dapat meski jika harga menjual minyak pada harga $25 per barel, ucap Menteri Perminyakan Iran Bijan Namdar Zanganeh. Iran tidak sedang mendesak OPEC untuk menggelar pertemuan darurat, ucap Zanganeh. Pertemuan OEPC selanjutnya dijadwalkan pada 5 Juni. Iran bersama denngan Venezuela telah menyarankan OPEC, yang memasok sekitar 40% dari minyak global, untuk bekerjasama menopang pemulihan harga minyak mentah. “AS tidak akan memangkas tingkat produksi dan itu masalahnya," ucap David Lennox, analis sumber daya alam pada Fat Prophets di Sydney. “Jika harga minyak ingin pulih ke level sebelumnya, kita harus melihat adanya pengurangan sekitar 1 juta hingga 1.5 juta barel per hari. Dan pengurangan itu harus dilakukan bersama-sama.”

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar