Senin, 27 Maret 2017

commodity  Commodity

Awal Pekan, Minyak Kembali Tergelincir

Senin, 19 Januari 2015 20:18 WIB
Dibaca 628

Monexnews - Setelah mencatat penguatan pertama dalam tiga pekan terakhir, minyak kembali melemah di awal pekan ini, setelah Irak mengumumkan rekor produksi minyak tertinggi, serta jelang dirilisnya data produk domestik bruto China yang merupakan konsumen minyak terbesar kedua di dunia. Minyak mentah WTI diperdagangkan pada kisaran $48,40 per barel pada pukul 20.18 WIB. Menteri Perminyakan Irak, Adel Abdel Mehdi, mengatakan Irak memproduksi minyak mentah 4 juta barel per hari di bulan Desember.

PDB China pada kuartal ke-empat diperkirakan tumbuh 7,2% dari tahun sebelumnya, lebih rendah dari kuartal ke-tiga sebesar 7,3%. Persentase pertumbuhan tersebut akan menjadi yang terendah sejak tahun 1990. Laporan tersebut kemungkinan akan memperburuk sentimen terhadap minyak yang telah merosot sejak bulan Juni. 

Minyak pada pekan lalu berhasil rebound setelah International Energy Agency mengatakan harga minyak kemungkinan akan turun lebih lanjut sebelum pulih naik, EIA juga melihat penurunan harga minyak akan menyebabkan pengurangan produksi di beberapa negara produsen minyak di luar OPEC. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar