Senin, 23 Januari 2017

commodity  Commodity

Badai Berlalu, Minyak Kembali Lesu

Senin, 7 Oktober 2013 17:38 WIB
Dibaca 548

Monexnews - Harga minyak mentah kembali berada di bawah tekanan pada hari Senin menyusul meredanya ancaman Badai Tropis Karen sepanjang akhir pekan lalu, di tengah minimnya harapan akan adanya resolusi jangka pendek untuk mengatasi shutdown pemerintah AS yang telah memasuki minggu ke-2.

Saat ini minyak mentah untuk kontrak pengiriman bulan November diperdagangkan pada kisaran $102.70 atau sekitar 1,2% di bawah harga penutupan hari Jumat.

Badai Tropis Karen sempat memaksa para produsen untuk menutup hampir 2/3 dari produksi minyak mereka di Teluk Meksiko pada akhir pekan lalu. Namun ancaman faktor cuaca tersebut tidak berlangsung lama, aktivitas produksi telah kembali normal pada hari Minggu menyusul diturunkannya level badai.

"Tidak ada faktor bullish pun bearish yang akan menggerakkan pasar, setidaknya sampai kita mendengar kabar signifikan dari Amerika Serikat," kata Yusuke Seta, manajer penjualan komoditas pada Newedge di Tokyo. "Kebanyakan trader masih cenderung menunggu dan melihat bagaimana pasar minyak akan bereaksi."

Bagaimanapun, pelemahan Greenback nampaknya masih akan membantu membatasi depresiasi harga minyak mentah karena membuat komoditas berdenominasi mata uang AS menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.

Arus likuiditas juga kemungkinan baru akan kembali ke pasar Asia pada hari Selasa, seiring kembali dibukanya pasar China setelah menjalani libur selama seminggu. Namun tidak banyak data ekonomi penting yang akan dirilis pemerintah China pada pekan ini, kecuali data perdagangan pada akhir pekan. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar