Jumat, 26 Mei 2017

breaking-news Klaim Pengangguran AS naik ke 234K pekan lalu,sebelumnya 232K, perkiraan 238K

commodity  Commodity

Bantu Pengemplang Pajak, Bank Israel Diganjar Denda Rp3,4 triliun

Selasa, 23 Desember 2014 10:25 WIB
Dibaca 675

Monexnews - Sebuah bank Israel mengaku telah 'membantu' 1500 pemilik rekening asal Amerika Serikat untuk menghindari pajak negaranya sendiri. Atas tindakan tersebut, Bank Leumi Group diganjar denda $270 juta atau Rp3,4 triliun oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat.

Dalam sidang putusan yang digelar hari Senin waktu Amerika, Bank Leumi Group tidak membantah tuduhan yang dikenakan kepadanya. Untuk kali pertama dalam sejarah, sebuah bank Israel mau mengakui aksi ilegal yang diharamkan oleh otoritas keuangan internasional.

Modus Leumi untuk membantu warga asal Amerika menghindari pajaknya adalah dengan menaruh uang nasabah ke rekening yang terdaftar di negara-negara bebas pajak semacam Swiss dan Luksemburg. Lebih lanjut, bank asal Israel ini juga membantu klien-nya untuk membuat dokumen wajib pajak palsu untuk periode 10 tahun ke depan.

"IRS (Badan Perpajakan Amerika Serikat) tidak akan membiarkan penggunaan rekening luar negeri sebagai cara menghindari pajak. Kami akan terus membenahi hal ini," ujar Komisaris Internal Revenue Service (IRS), John Koskinen.

Sebagai catatan, Leumi merupakan salah satu bank terbesar Israel. Kantor cabangnya tersebar di beberapa negara bagian Amerika seperti New York, Florida, Illinois dan California. Pihak Leumi menolak berkomentar atas denda yang dikenakan oleh pemerintah Amerika.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar