Monexnews - Harga minyak mentah dunia terus merangkak naik di perdagangan hari Rabu (12/09) lantaran besarnya ekspektasi investor terhadap Federal Reserve (the Fed) yang dipastikan mengeluarkan stimulus moneter tambahan di akhir meeting-nya.
Dalam pertemuan dua hari yang di mulai hari ini hingga Kamis besok, bank sentral AS (the Fed) diharapkan menghasilkan stimulus lanjutan. The Fed akan meluncurkan putaran ketiga pembelian obligasi karena melemahnya sejumlah data ekonomi belakangan ini. Dan tujuan stimulus tersebut adalah untuk meningkatkan gairah pertumbuhan ekonomi AS.
Namun meskipun kebijakan tersebut nantinya akan menekan kurs dolar AS (USD), hal itu justru dapat meningkatkan permintaan terhadap minyak mentah. Hingga sesi siang harga minyak mentah AS tercatat naik sekitar 63 sen ke level kisaran $97,17 per barel untuk kontrak pengiriman Oktober (CLc1).(Dar)

Komentar