Selasa, 25 Juli 2017

commodity  Commodity

Bullish Minyak Ditentukan oleh Dua Data Sensitif

Rabu, 5 Juni 2013 11:17 WIB
Dibaca 384

Monexnews - Kontrak berjangka minyak mentah hari ini menguat jelang dirilisnya data persediaan versi Energy Information Administration (EIA) hari Rabu (05/06). Beberapa jam sebelumnya, minyak mentah mendapat sokongan sentimen dari rilis data American Petroleum Institute (API), yang memperlihatkan bahwa suplai minyak Amerika Serikat menurun. 

Data API menunjukkan bahwa persediaan minyak Amerika Serikat anjlok sebanyak 7.8 juta barel atau di luar perkiraan banyak pengamat. "Pelaku pasar terkejut melihat jumlah penurunan (suplai Amerika) yang begitu besar," ulas tim analis ANZ. Selain data EIA hari ini, prospek pergerakan minyak mentah akan dipengaruhi oleh hasil data tenaga kerja (Non-farm Payrolls) Jumat nanti. Di sini investor komoditi bisa melihat apakah trend pelonggaran moneter bank sentral akan tetap berlaku hingga akhir tahun atau tidak. Konsistensi stimulus diyakini mampu menjaga roda ekonomi dan industri tetap berputar sehingga prospek permintaan minyak tetap cerah.

Apabila data Non-farm Payrolls dirilis dalam angka kecil, maka prospek harga minyak akan menjadi bullish sebagai antisipasi berlanjutnya pelonggaran kuantitatif bank sentral. Harga minyak mentah saat ini diperdagangkan pada level $93.61 atau naik sekitar 30 sen dibandingkan penutupan Nymex sebelumnya.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar