Jumat, 24 Maret 2017

commodity  Commodity

Buruknya Data China Tahan Harga Minyak Dekat Level Rendah

Rabu, 23 April 2014 14:36 WIB
Dibaca 668

Monexnews - Minyak mentah jenis WTI diperdagangkan dekat level rendah 2 pekan seiring indeks manufaktur China menunjukkan sinyal perlambatan ekonomi di China, negara konsumen minyak terbesar kedua di dunia. PMI sektor manufaktur dari HSBC Holdings Plc dan Markit Economics berada pada 48.3 untuk bulan April, mensinyalkan kontraksi selama empat keempat bulannya. Suplai minyak mentah AS diperkirakan akan naik untuk ke-13 kalinya dalam 14 pekan, menurut survey ekonom menjelang data dari EIA hari ini. Sementara itu Ukraina memperimbangkan untuk melanjutkan operasi guna mengusir militant seiring kesepakatan untuk meredakan ketegangan dengan pihak Rusia gagal.

“Pasar cemas mengenai kondisi China,” ucap Jonathan Barratt, CEO pada Barratt’s Bulletin di Sydney yang memprediksi bahwa investor mungkin akan menjual kontrak minyak WTI jika harga naik hingga $104 per barel. “Situasi di Rusia masih menjadi titik fokal.”

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar