Senin, 23 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

commodity  Commodity

Cadangan Bensin China Naik Ke Rekor Tertinggi Pada Bulan April

Jumat, 23 Mei 2014 16:39 WIB
Dibaca 423

Monexnews -

Cadangan bensin di China naik ke rekor tertinggi untuk bulan kedua seiring kilang di negara konsumen minyak terbesar kedua di dunia menghadapi penurunan ekspor.

Cadangan minyak untuk bahan bakar kendaraan naik sebesar 0.69% di bulan April dari bulan sebelumnya, di tunjukan dalam laporan berkala dari China Oil, Gas & Petrochemicals, yang di publikasikan oleh kantor berita pemerintah Xinhua, dalam sebuah email pada hari ini. Pasokan di perkirakan menjadi sebesar 7.53 juta metric ton, atau 63.8 juta barel, ini merupakan yang tertinggi sejak Bloomberg mulai mencatat data tersebut di bulan Januari 2010.

Kilang penyulingan yang termasuk milik dari China Petrochemical Corp dan PetroChina Co. cadangannya meningkat di tengah lemahnya permintaan dalam negeri, menurut ICIS-C1, sebuah perusahaan analis komoditas yang berbasis di Shanghai. Rata-rata marjin ekspor bensin menjadi minus 366 yuan ($58.70) per ton dalam periode empat bulan pertama tahun ini, kata Chen Li, seorang analis di ICIS di Guangzhou.

Nilai ekspor bersih China pada bahan bakar kendaraan bermotor di bulan April adalah sebesar 308.030 ton, data di tunjukan dari General Administration of Customs di Beijing kemarin. Angka tersebut turun sebesar 43% dari bulan Maret, ketika China mengirimkan jumlah bensin yang terbesar ke luar negeri dalam lebih dari tiga tahun terakhir. Permintaan minyak jelas, di ukur oleh tingkat konsumsi dalam negeri, yang saat ini turun menjadi 9.76 juta barel perhari, ini merupakan tingkat terlambat dalam tujuh bulan, menurut data yang di kumpulkan oleh Bloomberg.

Permintaan bensin di China, yang berada di bawah total konsumsi minyak AS, mungkin rebound dari bulan ini karena pengguna kendaraan bermotor akan lebih banyak menggunakan AC di mobilnya, kata Chen.

“Musim semi sudah semakin dekat, kami perkirakan permintaan akan pulih dari bulan Mei dan Cadangan akan mulai turun,” tambahnya.

Cadangan minyak diesel turun sebesar 6.6% menjadi sekitar 9.58 juta ton, sementara pasokan minyak tanah turun sebesar 3.8% menjadi 1.8 juta ton.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar