Rabu, 29 Maret 2017

commodity  Commodity

CPI China dan Dollar Pengaruhi Kinerja Minyak

Senin, 11 Maret 2013 12:51 WIB
Dibaca 565

Monexnews  - Harga minyak mentah terpantau melemah di sesi perdagangan Asia hari Senin (11/03). Penurunan terjadi setelah data produksi industri China mencerminkan adanya perlambatan ekonomi. Tidak hanya itu, penguatan nilai tukar Dollar turut menekan tingkat permintaan investor.

Kontrak minyak bertengger di $95.77 per barel setelah beberapa menit sebelumnya sempat turun sampai $91.69 per barel. Sementara itu varian Brent North Sea turun 41 sen untuk merapat ke $110.42 sesi pagi hari ini.

Data yang dirilis hari Sabtu kemarin, memperlihatkan bahwa inflasi China menyentuh level tertinggi dalam 10 bulan terakhir di bulan Februari. Sedangkan laporan hasil produksi pabrikan naik 9,9% (year-on-year) di dua bulan pertama 2013. Namun rasio kenaikan tahunan masih lebih rendah dibandingkan catatan di bulan yang sama tahun lalu, 11,4%.

"Data China memperlihatkan produksi industri mempengaruhi tingkat harga minyak mentah," ujar John Hughes, Kepala Manajemen Klien IG Markets Singapura. Trend percepatan ekonomi di China menjadi parameter tingkat permintaan minyak global di masa depan. Di samping itu, minat investasi pemodal juga bergantung pada kinerja kurs Dollar.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar