Senin, 23 Oktober 2017

commodity  Commodity

Dampak Kejatuhan Minyak Mulai Merasuki Produsen Raksasa

Jumat, 16 Januari 2015 12:58 WIB
Dibaca 885

Monexnews - Perusahan minyak raksasa mulai merasakan efek dari kejatuhan harga minyak. Perusahaan minyak Belanda, Royal Dutch Shell , membatalkan proyek $6,5 miliar Dollar mereka di Qatar. Schlumberger Ltd. memecat sekitar 9.000 karyawannya. Perusahaan minyak Norwegia, Statoil ASA, juga menunda rencana eksplorasi mereka di Greenland. Produsen minyak dunia mengikuti jejak Continental Resources Inc. menghadapi kejatuhan harga minyak dengan melakukan penyesuaian anggaran.

Bulan ini minyak mentah diperdagangkan di bawah $50 per barel, diluar ekspektasi dua bulan lalu ketika OPEC mensinyalkan tidak akan mengurangi produksinya untuk menstabilkan harga. Jika pasar tetap dalam kondisi terpuruk seperti ini, pengeluaran global untuk eksplorasi dan produksi bisa jatuh lebih dari 30% tahun ini, penurunan terbesar sejak tahun 1986, menurut analis Cowen & Co.

Shell, BP Plc., dan Chevron Corp. serta beberapa produsen besar minyak akan melaporkan earnings tahun 2014 mereka ke investor pada akhir bulan ini atau awal bulan Februari, sekaligus rencana untuk tahun ini. Para pemegang saham menantikan jawaban mengenai rencana perusahaan melalui masa depresi tanpa perlu mengurangi dividen. (YS)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar