Selasa, 28 Maret 2017

commodity  Commodity

Data China Tidak Mampu Selamatkan Minyak

Jumat, 18 Oktober 2013 17:58 WIB
Dibaca 522

Monexnews - Harga minyak mentah WTI menueju penurunan mingguan kedua, diperdagangkan dekat level $100 per barel, seiring menguatnya tingkat pertumbuhan China gagal untuk memulihan penurunan harga pekan ini akibat kebuntuan hutang di AS. Harga minyak telah turun sebanyak 1.1% pekan ini di tengah kesepakatan sementara plafon hutang yang ditandatangani kemarin oleh Presiden Barack Obama yang nantinya akan membutuhkan negosiasi lanjutan oleh pemerintah tahun depan. Minyak sempat naik sebanyak 0.4% pada awal sesi seiring tingkat pertumbuhan ekonomi China bertambah cepat untuk pertama kalinya dalam 3 kuartal, mensinyalkan kenaikan tingkat permintaan di negara konsumen minyak terbesar kedua dunia.

“Situasi politik di AS akan terus berulang hingga pemilu,” ucap Guy Wolf, kepala analisa pasar global pada Marex Spectron Group di London. “Data China telah membaik dalam beberapa bulan belakangan ini sebagai hasil dari pelonggaran yang diambil pada awal tahun, namun ini lebih mengenai stabilisasi proses usaha menciptakan sebuah soft landing, bukan permulaan booming yang baru.”

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar