Sabtu, 27 Mei 2017

commodity  Commodity

Data China Topang Minyak

Kamis, 22 Agustus 2013 16:55 WIB
Dibaca 507

Monexnews - Minyak pada perdagangan hari ini berhasil menguat setelah mengalami penurunan selama empat sesi beruntun, dibantu oleh data manufaktur China. Data manufaktur PMI China yang dirilis oleh HSBC naik menjadi 50.1 dari bulan sebelumnya sebesar 47.7, dan lebih tinggi dari prediksi sebesar 48.3. Data tersebut menunjukkan sektor manufaktrur China kembali berekspansi sehingga menimbulkan optimisme akan meningkatnya permintaan minyak. China merupakan konsumen minyak terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat, dan China diprediksi akan menjadi konsumen minyak terbesar di dunia dalam empat tahun kedepan.

Minyak pada perdagangan kemarin melemah akibat notulen rapat terakhir FOMC yang dirilis mengindikasikan jika bank sentral AS masih berada di jalur menuju pengurangan pembelian aset bulan depan, sehingga menguatkan dollar dan membebani minyak. Selain itu data persediaan minyak AS yang dirilis oleh EIA juga menunjukkan penurunan sebesar 1.4 juta barel pada pekan yang berakhir 16 Agustus, sementara para analis memprediksi penurunan sebesar 1.6 juta barel. Minyak saat ini diperdagangkan pada kisaran $104.29 per barel, menjauhi level terendah harian $103.50 per barel. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar