Kamis, 27 Juli 2017

commodity  Commodity

Data Ekonomi Menopang Harga Minyak di Awal Pekan

Selasa, 5 November 2013 2:06 WIB
Dibaca 425

Monexnews - Sempat terperosok ke level terendah dalam lebih dari 4-bulan, harga minyak mentah mampu kembali beranjak menguat pada awal pekan ini menyusul bertambahnya tanda-tanda pertumbuhan sektor jasa di China dan melonjaknya pesanan pabrik di AS. Yang mengangkat prospek permintaan energi. Kendati tersisanya kekhawatiran tentang persediaan minyak mentah AS yang melimpah terlihat masih membatasi kenaikan harga ‘emas hitam’.

Laporan pemerintah China pada akhir pekan lalu menunjukkan indeks aktivitas jasa naik ke level tertinggi dalam 14-bulan menjadi 56,3 pada bulan Oktober, jauh di atas level 50 yang memisahkan antara ekspansi dan kontraksi.

Di AS, Departemen Perdagangan mengatakan jika pesanan pabrik mencatat kenaikan 1,7% menjadi $490,8 milyar pada bulan September. Angka tersebut relatif masih sejalan dengan ekspektasi para ekonom.

"Data ekonomi telah menjadi bagian dari pergerakan harga minyak pada hari Senin," kata Richard Hastings, analis makro dari Global Hunter Securities. "Namun sebagian besar pergerakan minyak kemungkinan masih bersifat teknikal dan dipengaruhi pergerakan forex, termasuk pembalikan arah Dollar AS pasca rally."

Saat ini minyak mentah untuk kontrak pengiriman bulan Desember ditawarkan pada kisaran $94.90 per barrel atau sekitar 0,3% di atas harga penutupan hari Jumat lalu. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar