Rabu, 13 Desember 2017

commodity  Commodity

Data Manufaktur China Perburuk Sentimen Minyak

Selasa, 16 Desember 2014 14:36 WIB
Dibaca 667

Monexnews - Minyak mentah WTI kembali tertekan pada perdagangan hari ini akibat buruknya data manufaktur China memberikan kekhawatiran akan prospek permintaan minyak. China merupakan konsumen minyak terbesar kedua di dunia, turunnya aktivitas manufaktur bisa menjadi indikasi penurunan permintaan minyak.

HSCB melaporkan aktivitas manufaktur China bulan Desember turun menjadi 49,5 dari bulan sebelumnya 50,0. Angka indeks di bulan Desember tersebut lebih rendah dari eskpektasi ekonom sebesar 49,8. Aktivitas manufaktur tersebut juga menunjukkan kontraksi untuk pertama kalinya dalam tujuh bulan terakhir. Angka di bawah 50 menunjukkan kontraksi, sementara di atas 50 menunjukkan ekspansi. Data aktivitas manufaktur dari zona euro yang akan dirilis sore ini dapat menjadi penggerak minyak selanjutnya. 

Pada perdagangan Senin kemarin setelah Menteri Perminyakan Uni Emirat Arab, Suhail Al-Mazrouei, mengatakan OPEC tidak akan memangkas output minyaknya walaupun harga minyak jatuh ke level $40 per barel. Minyak mentah WTI diperdagangkan pada kisaran $55.11 per barel pada pukul 14.34 WIB, menjauhi level tertinggi harian $55,80 (platform Monex Trader). (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar