Sabtu, 22 Juli 2017

commodity  Commodity

Data PMI China Menopang Harga Minyak

Senin, 23 September 2013 18:26 WIB
Dibaca 617

Monexnews - Harga minyak mentah diperdagangkan sedikit lebih tinggi pada awal pekan ini pasca data manufaktur China yang kuat mendorong prospek pertumbuhan permintaan yang lebih cerah dari konsumen minyak terbesar ke-2 di dunia.

Saat ini minyak mentah untuk kontrak pengiriman bulan November diperdagangkan pada kisaran $104.95 per barrel atau sekitar 0,1% di atas harga penutupan hari Jumat.

Harga minyak terus merosot sepanjang 2 minggu terakhir seiring meredanya kekhawatiran tentang potensi intervensi militer AS di Suriah. PBB dikabarkan akan mulai membahas rencana yang diusulkan AS dan Rusia terkait pelucutan senjata kimia Suriah. Pulihnya sebagian output minyak Libya yang sebelumnya terpukul oleh kerusuhan berkepanjangan juga turut berkontribusi terhadap penurunan harga minyak mentah.

Sementara sinyal positif dari proses negosiasi nuklir antara AS dan Iran juga bisa membebani harga minyak lebih lanjut. Presiden Iran, Hassan Rouhani, diperkirakan akan coba mencari simpati di New York pada pekan ini sebagai upaya memulai babak baru perundingan dengan kekuatan utama dunia. Tekanan negatif juga berpotensi dihadirkan Sudan Selatan, yang telah menaikkan kapasitas produksi minyak mereka ke level tertinggi, menyusul mencairnya perselisihan dengan Sudan.

Di luar itu semua, pelaku pasar minyak juga masih terus mencari petunjuk tentang kapan Federal Reserve AS akan mulai memperlambat laju pembelian $85 milyar obligasi. Setelah mengejutkan pasar dengan mempertahankan program stimulus tidak berubah, setiap indikasi akan adanya tapering dalam pertemuan Fed bulan Oktober akan mengembalikan penguatan Greenback dan membuat komoditas berdenominasi mata uang AS menjadi kian mahal bagi pemegang mata uang lainnya. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar