Rabu, 18 Januari 2017

breaking-news PM Inggris Theresa May: Pemerintah Akan Ajukan Kesepakatan Brexit Baru Untuk Voting Parlemen

commodity Commodity

Delegasi OPEC Cemaskan Rebound Harga Minyak

Rabu, 4 Februari 2015 7:39 WIB
Dibaca 748

Monexnews - Harga minyak masih akan tertekan sampai musim panas tahun ini mengingat permintaan musiman yang masih lemah, bahkan dengan strategi Arab Saudi untuk membatasi pertumbuhan output saingannya mungkin mulai menunjukkan hasil nyata, menurut pernyataan beberapa delegasi OPEC.

Komentar tersebut dilontarkan menyusul data AS pekan lalu yang menunjukkan rekor penurunan pengeboran di rig, yang mendorong harga minyak rebound di atas $50 per barrel. Sebagian pelaku pasar minyak melihat laporan dari AS tersebut sebagai pertanda bahwa strategi OPEC mulai berdampak terhadap booming produksi minyak shale.

"Harga yang rendah telah mempengaruhi investasi beberapa perusahaan dalam shale oil. Ini akan mempengaruhi pasokan dalam jangka panjang,'' kata seorang delegasi dari negara Teluk. "Harga mungkin akan lebih stabil di sekitar $40 sampai $45, namun ekonomi dunia belum kuat dan stok masih terlalu tinggi.'

Sedangkan 2 delegasi OPEC lainnya mengatakan jika mereka tidak bisa mengesampingkan resiko penurunan harga ke kisaran $30-$35 sebagai akibat dari kombinasi permintaan yang lemah dan pemeliharaan kilang global di kuartal pertama dan ke-2 tahun 2015.

Delegasi negara-negara anggota Organization of the Petroleum Exporting Countries dan para pakar ahli tengah melangsungkan pertemuan di Wina pekan ini, untuk membahas strategi jangka panjang kartel minyak terbesar itu. Namun pertemuan tersebut tidak akan menetapkan kebijakan tentang output. Kebijakan mengenai output grup dijadwalkan baru akan dibahas kembali dalam pertemuan menteri-menteri perminyakan OPEC pada 5 Juni mendatang. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar