Sabtu, 22 Juli 2017

commodity  Commodity

Dollar Berbalik Menguat, Minyak Kembali Tertekan

Jumat, 20 Maret 2015 6:30 WIB
Dibaca 679

Monexnews - Setelah rally pada hari Rabu, minyak kembali melemah pada hari Kamis akibat rebound dollar dan Kuwait yang menyatakan OPEC tidak memiliki pilihan lain selain mempertahankan produksi meski pasar telah kelebihan pasokan.

Minyak pada perdagangan Rabu berhasil bangkit dari level terendah enam tahun setelah dollar merosot merespon pernyataan dovish Federal Reserve. Namun dollar kembali unjuk kekuatan pada perdagangan hari Kamis. Penguatan dollar dapat menurunkan permintaan minyak dari konsumen pemegang mata uang lainnya. Dari Kuwait Menteri Perminyakan Ali Omair mengatakan OPEC akan tetap mempertahankan jumlah produksi, meskipun ia turut menyatakan keprihatinan akan harga minyak yang telah turun 50% sejak musim panas lalu.

Meski banyak perusahaan minyak mengurangi anggaran eksplorasi dan jumlah rig yang beroperasi di AS berada pada level terendah dalam empat tahun terakhir, namun output minyak shale AS hanya sedikit berkurang. Persediaan minyak AS dilaporkan oleh Energy Information Administration naik sebanyak 9,6 juta barel menjadi 459,5 juta barel pada pekan yang berakhir 13 Maret. 

Minyak pada perdagangan Kamis ditutup pada level $43,85 per barel, dengan level tertinggi harian $44,71, dan terendah $42,75. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar