Kamis, 30 Maret 2017

commodity  Commodity

Dollar Kembali Menguat, Minyak Lanjutkan Pelemahan

Kamis, 4 Juni 2015 20:52 WIB
Dibaca 5863

Monexnews - Setelah bergerak flat sepanjang perdagangan sesi Asia, dan awal sesi Eropa, minyak kini melanjutkan pelemahan hari sebelumnya setelah dollar kembali menunjukkan penguatan. Minyak yang berdenominasi dollar cenderung tertekan jika mata uang Amerika Serikat tersebut menguat.

Penguatan dollar sendiri dipicu laporan Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan jumlah klaim tunjangan pengangguran mingguan turun sebanyak 8.000 klaim menjadi 276.000 pada pekan yang berakhir 30 Mei. Angka tersebut sedikit lebih baik dari perkiraan ekonom sebanyak 280.000. Stabilnya klaim pengangguran serta data tenaga kerja sektor swasta yang lebih tinggi dari estimasi memberikan sinyal positif untuk data non-farm payrolls AS yang akan dirilis Jumat besok.

Sementara itu Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) yang mengadakan pertemuan juga menjadi perhatian. OPEC diperkirakan akan tetap mempertahankan produksi minyak sebesar 30 juta barel perhari, jumlah yang selama ini memberikan tekanan terhadap harga minyak.

Energy Information Administration pada hari Rabu kemarin melaporkan persediaan minyak mentah AS turun sebanyak 1,95 juta barel pada pekan lalu, dan melebihi estimasi penurunan 1,7 juta barel. 

Minyak mentah WTI diperdagangkan dikisaran $58,59 per barel pada pukul 20.49 WIB, menjauhi level tertinggi harian $59,91 (platform Monex Trader).(pap/Monex)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar