Sabtu, 18 November 2017

commodity  Commodity

EIA Pangkas Proyeksi Produksi, Harga Minyak Lanjut Menguat

Rabu, 12 Juli 2017 12:08 WIB
Dibaca 1488

Monexnews -Harga minyak pada perdagangan sesi Asia, Rabu (12/7), melanjutkan kenaikan Selasa kemarin setelah  Energy Information Administration (EIA) atau Badan Informasi Energi Amerika Serikat memangkas prospek produksi untuk tahun depan. Sebelumnya kenaikan pada perdagangan Selasa dipicu karena persediaan bahan bakar negara adidaya itu mengalami penurunan tajam.

Minyak mentah patokan Amerika Serikat, yaitu West Texas Intermediate (WTI), berada di level US$45.81 per barel, naik 6 sen dari penutupan sesi Amerika, Selasa kemarin.

EIA memperkirakan produksi minyak mentah 2018 hanya akan naik 570.000 barel per hari (bph) menjadi 9,9 juta bph dari 9,3 juta bph tahun ini, lebih rendah dari proyeksi bulan lalu, yakni kenaikan 680.000 bph. Meski direvisi ke bawah, produksi Amerika masih bisa memecahkan rekor 9,61 juta bph mulai Juni 2015.

Sehari sebelumnya harga minyak melonjak 2,71 persen ke $45.75 per barel akibat data cadangan minyak mentah Amerika yang turun sebesar 8,1 juta barel dalam pekan yang berakhir hingga 7 Juli. American Petroleum Institute (API), dalam sebuah indikator yang menunjukkan kelebihan pasokan bahan bakar yang berlangsung cukup lama mulai berkurang sehingga tinggal 495,6 juta barel.

(Irdy)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar