Jumat, 24 Maret 2017

commodity  Commodity

Ekspor Minyak Iran Naik 13% Meskipun Sangsi Barat Masih Berlaku

Rabu, 13 Maret 2013 16:47 WIB
Dibaca 519

Monexnews - Pengiriman minyak Iran naik sebesar 13% pada bulan lalu walaupun AS menerapkan sangsi  yang cukup rumit pada penjualan dari negara di teluk Persia tersebut, menurut International Energy Agency.

Minyak Iran di beli oleh negara-negara importir sebanyak 1.28 juta barel perhari di bulan Februari, ini lebih tinggi dibandingkan dengan penjualan di bulan Januari yang di revisi naik menjadi 1.13 juta barel perhari, menurut laporan dari lembaga penasehat di Paris yang menangani negara-negara pengkonsumsi minyak pada hari ini. Peraturan baru dari AS adalah meminta para importir untuk membayar dengan mata uang lokal dan disimpan di rekening pihak ketiga dan itu tampaknya tidak mempengaruhi pengiriman minyak Iran di bulan Februari, kata lembaga tersebut.

Amerika Serikat dan sekutunya membatasi ekspor minyak Iran, yang merupakan  sumber pendapatan bagi negara itu, untuk menekan pemerintah Teheran untuk menghentikan pengayaan uranium. Para negosiator yang bertemu di Kazakhstan pada bulan depan untuk membahas langkah-langkah kedepan untuk tercapainya kesepakatan pada program nuklir Iran, yang negara itu katakan bahwa program itu untuk kepentingan sipil , sementara pemerintah negara-negara Barat mencurigai untuk kepentingan militer.

 

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar