Kamis, 19 Januari 2017

breaking-news Bank of Canada mempertahankan suku bunga di level 0.50%.

commodity Commodity

Emas Gagal Pertahankan Kinerja Positif

Kamis, 4 Juli 2013 16:42 WIB
Dibaca 689

Monexnews - Harga emas berangsur melemah pada sesi perdagangan hari Kamis (04/07). Kalau tadi pagi masih bertahan di kisaran $1.255, maka di sore hari ini harga turun ke $1.249,50 per ons.

Penguatan harga emas sebanyak $8.50 atau 0.7% pada hari Rabu lalu perlahan tergerus sehari kemudian. Kekhawatiran yang sempat memuncak pasca penggulingan Presiden Mesir, Mohammad Morsi, semakin mereda sehingga investor mulai meninggalkan aset safe haven. Adly Mansour sudah disumpah untuk menjabat sebagai pemimpin sementara dan diharapkan mampu meredam konflik politik dan sosial yang sedang melanda negara itu.

Kenaikan kemarin juga terpicu oleh melonjaknya bunga obligasi 10-tahun Portugal ke atas 8% akibat instabilitas politik nasional. Pemodal sempat khawatir kalau apa yang terjadi di Portugal merupakan sinyal memburuknya krisis hutang zona Euro. Namun seiring penurunan yield obligasi negara itu ke kisaran 7%, makin lemah pula harga emas di pasar komoditi

Dalam beberapa tahun terakhir, harga emas melonjak berkat sokongan berbagai faktor. Mulai dari inflasi, trend pelonggaran moneter Bank Sentral (khususnya Amerika Serikat) hingga isu krisis hutang yang menerpa benua Eropa. Namun selama tahun 2013, sama sekali tidak terlihat tanda-tanda emas mampu mengulang kejayaannya tahun lalu. Ancaman inflasi masih sangat rendah dan krisis hutang Eropa makin mereda. Artinya harapan satu-satunya bagi komoditi emas untuk menuai kenaikan tinggal bergantung pada iklim stimulus moneter bank sentral.

Selama ini, kebijakan stimulus Federal Reserve mampu menopang harga dan membuat emas makin terjangkau di tengah kinerja kurs Dollar yang tidak terlalu tinggi. Tetapi banyak pelaku pasar memprediksi status emas akan berubah dalam beberapa bulan ke depan, seiring wacana pencabutan stimulus moneter Amerika Serikat.Untuk pekan ini saja, emas masih harus berhadapan dengan rilis data Non-farm Payrolls yang mungkin saja kembali muncul dalam angka yang besar sehingga akan memicu aksi jual lanjutan. Apabila data tenaga kerja Amerika bulan Juni lalu lebih bagus dibanding perkiraan, maka habislah harapan emas untuk menguat lagi.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar

muhammad yusuf 4 Juli 2013
kalau bisa turun nya lebih banyak lagi entar gua mau borong nii..