Rabu, 24 Mei 2017

breaking-news Moody's turunkan peringkat kredit China, AUDUSD turun 20 pip ke 0.7453

commodity  Commodity

Faktor 'Oversupply' Kembali Mendominasi Sentimen Pasar Minyak

Senin, 16 Februari 2015 16:43 WIB
Dibaca 554

Monexnews - Harga minyak mentah berbalik diperdagangkan melemah pada hari Senin seiring sentimen pasar kembali dibayangi oleh kekhawatiran tentang kelebihan pasokan. Data GDP yang menunjukkan keberhasilan Jepang keluar dari resesi juga gagal mengangkat proyeksi pertumbuhan permintaan minyak dunia. 

Saat ini minyak mentah untuk kontrak pengiriman bulan Maret ditawarkan pada kisaran $52.30 atau sekitar 0,9% di bawah harga penutupan hari Jumat.

Sempat beranjak naik di awal perdagangan sesi Asia, harga 'emas hitam' harus kembali merosot pasca data GDP Jepang kuartal Oktober-Desember menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang lebih lemah dari harapan. Sementara penurunan jumlah rig pengeboran di AS sejauh ini tidak mampu mengubah pandangan tentang kelebihan pasokan di pasar global.

Penurunan harga minyak di awal pekan ini sebagian juga merupakan reaksi atas kenaikan kuat pekan lalu, yang dipicu oleh data mengenai rekor penurunan jumlah rig aktif di AS. Para analis berpendapat bahwa, bagaimanapun, kelebihan pasokan yang signifikan masih akan menjadi faktor yang menekan harga minyak seiring output bertahan di level tinggi sementara permintaan masih relatif rendah. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar