Senin, 24 Juli 2017

commodity  Commodity

Faktor Suriah Masih Dukung Harga Minyak

Kamis, 29 Agustus 2013 5:58 WIB
Dibaca 568

Monexnews - Harga minyak mentah AS ditutup pada level tertinggi dalam hampir selama 2 tahun, seiring investor cemas mengenai potensi serangan terhadap Suriah, dan dampaknya terhadap suplai minyak. Minyak melejit ke level tertinggi sejak Mei 2011 namun kemudian memangkas gain untuk ditutup di sekitar level $110 terkait aksi profit-taking trader pasca rally selama 2 hari yang mendorong harga minyak untuk naik sebesar 7%. Ancaman dari pihak Barat yang ikut campur pada konflik di Suriah memicu kecemasan mengenai keamanan suplai minyak di Timur Tengah, yang memasok sepertiga dari minyak dunia. Hal tersebut mendorong harga minyak AS untuk ditutup di level tinggi dalam 2 ½ tahun, menuju untuk persentasi kenaikan mingguan terbesar dalam hampir selama 2 bulan.

Miynak juga didukung oleh data yang menunjukkan suplai pada Cushing, Okla., turun selama 8 pekan berturut-turut ke level terendah sejak Maret 2012, menurut data mingguan dari Energy Information Administration (EIA). Suplai minyak pada Cushing turun sebanyak 837,000 barel menjadi 36.59 juta barel pekan lalu, dengan penurunan suplai pada 8 pekan terakhir berjumlah 13.06 juta barel. Bagaimanapun, tingkat produksi minyak domestik AS naik menjadi 7.61 juta barel per hari pekan lalu, menurju level tertinggi sejak Oktober 1989, menurut EIA.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar