Selasa, 30 Mei 2017

commodity  Commodity

GDP China Topang Rally Minyak

Jumat, 18 Januari 2013 17:33 WIB
Dibaca 700

Monexnews - Harga minyak mentah berhasil menyentuh area di atas $96 per barrel pada hari Jumat setelah sebuah data menunjukkan rebound pertumbuhan ekonomi China. Laporan bulan Energy International Agency (EIA) yang menunjukkan kenaikan prospek permintaan minyak dunia juga turut menopang sentimen di pasar minyak. Berlanjutnya ketegangan di Aljazair juga masih menjaga kecemasan atas gangguan pasokan, yang menyediakan dukungan bagi harga ‘emas hitam’.

Data GDP China yang dirilis hari ini berhasil memperlihatkan pertumbuhan ekonomi terbesar ke-2 di dunia yang lebih kuat dari ekspektasi. Ekonomi China tumbuh 7,9% pada kuartal ke-4 tahun lalu, yang mengalahkan prediksi pertumbuhan 7,8% dari para ekonom.

Sementara dalam laporan bulanannya EIA merevisi naik proyeksi permintaan minyak untuk tahun 2013 sebesar 240.000 barrel per hari menjadi 90,8 juta barrel per hari, yang sebagian besar dipicu oleh meningkatnya outlook permintaan dari China.

"Data China sebagian besar masih sejalan dengan perkiraan, dan itu yang tercermin pada pergerakan di pasar minyak," kata Ric Spooner, kepala analis pasar pada CMC Markets di Sydney.

Saat ini minyak mentah untuk kontrak pengiriman bulan Maret ditawarkan pada kisaran $95.80 per barrel. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar