Senin, 20 November 2017

commodity  Commodity

Gejolak Timur Tengah Dukung Minyak

Selasa, 2 Juli 2013 14:45 WIB
Dibaca 518

Monexnews - Minyak melanjutkan penguatan di awal sesi London seiring merebaknya kekhawatiran terhadap Timur Tengah, kawasan produksi minyak terbesar di dunia. Demonstrasi di Turki dan Mesir masih berlanjut. Pemberontak Syria mengancam akan menduduki dua desa yang masih mendukung Presiden Assad. Ledakan mobil menewaskan 22 orang di Muqdadiy, Baghdad dan 6 orang di Kabul, Afganistan. Investor khawatir gejolak dapat menyebar ke wilayah lainnya di Timur Tengah dan menganggu stabilitas politik di kawasan.  Minyak Nymex kini diperdagangkan $98.20; menjauhi level rendah harian $97.75 

Situasi Mesir cukup mencemaskan setelah militer memberikan tenggat waktu 48 jam kepada Presiden Mursi untuk segera mengakhiri aksi demonstrasi. Ini dapat menjadi sinyal akan adanya kudeta militer namun Mursi mengabaikan ultimatum pihak militer tersebut. Mursi menegaskan deklarasi militer hanya akan menambah kebingungan seraya tegaskan akan terus melanjutkan upaya rekonsiliasi. Demonstran menginginkan Mursi untuk mundur sebagai Presiden namun Mursi bersitegas dia masih layak menjadi pemimpin Mesir. (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar