Monexnews - Harga minyak mentah naik lebih dari 1% pada hari Kamis seiring komentar dari Kanselir Jerman yang nampaknya mendukung usaha dari European Central Bank untuk memerangi krisis hutang zona euro mengangkat bursa saham, menekan dollar dan memberikan harapan adanya stimulus tambahan. Minyak berhasil mempertahankan gain yang didapat setelah pihak Gedung Putih membatalkan rencana untuk merilis cadangan minyak strategis untuk menekan kenaikan harga bensin.
Meningkatnya ketegangan geopolitik pada konflik sipil di Siria dan maslah program nuklir Iran, bersamaan dengan menurunnya produksi di North Sea dan harapan stimulus tambahan dari bank sentral mendorong harga minyak naik. "Minyak dan bursa saham terdorong naik oleh komentar dari Merkel dan pelemahan dollar serta minyak mendapat dorongan dari aksi beli pasca menembus level tinggi kemarin," ucap Addison Armstrong, direktur senior riset pasar pada Tradition Energy di Stamford, Connecticut.
(xiang)

Komentar