Commodity

Harga Minyak Bergantung Terhadap China

Jumat, 13 Juli 2012 18:45 WIB
Dibaca 453

Monexnews - Minyak menguat, memperpanjang kenaikan mingguan, karena investor berspekulasi bahwa pemerintah China akan meningkatkan langkah-langkah stimulus dan Amerika Serikat memperketat sanksi terhadap Iran.


Minyak naik sebanyak 0,9 % setelah ditutup 0,3 % lebih tinggi kemarin. Perekonomian China tumbuh kurang dari yang di perkirakan yaitu 7,6 % pada kuartal kedua, data dari Biro Statistik Nasional menunjukkan. Minyak kemarin ditutup sebagai yang tertinggi pada satu minggu setelah AS mengumumkan beberapa sanksi tambahan terhadap Iran.


"Minyak terlihat sedikit lebih kencang setelah hasil GDP Cina pagi ini tidak lebih baik dari yang di harapkan ," kata Michael Hewson, seorang analis di CMC Markets U.K. Plc. yang berbasis di London. "Ekspektasi stimulus lanjutan dari pemerintah China yang mendorong harga untuk saat ini, namun kalau bukan  permintaan yang bertamabah maka harga spertinya akan di batasi.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

Kirim Komentar Anda



Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar