Selasa, 24 Oktober 2017

commodity  Commodity

Harga Minyak Jatuh, China Diskusi Suplai Lebih Besar Dari Iran

Selasa, 7 April 2015 17:44 WIB
Dibaca 2090

Monexnews - Harga minyak Brent jatuh ke level $57 per barel pada hari Selasa pada tanda-tanda dari meningkatnya kelebihan suplai seiring Iran mengunjungi Beijing untuk mendorong adanya penjualan yang lebih besar setelah Teheran menyetuji kerangka kerja kesepakatan nuklir yang dapat menyebabkan dicabutnya sanksi terhadap Iran.

China adalah mitra dagang terbesar Iran dan telah membeli sekitar setengah dari ekspor minyak mentah Iran sejak tahun 2012, ketika sanksi terhadap Iran diperketat.

Pasar minyak juga dapatkan tekanan dari Goldman Sachs yang mengatakan bahwa harga minyak perlu untuk masih di level rendah untuk beberapa bulan mendatang untuk memperlambat produksi minyak AS.

Minyak Brent turun sekitar 80 sen menjadi $57.32 per barel. Sementara itu minyak WTI turun sebesar 60 sen di $51.54.

Para pejabat dari perusahaan BUMN minyak Iran akan bertemu pembeli minyak terbesar mereka di China yang termasuk Unipec, yang merupakan kepanjangan tangan dari Sinopec Corp. dan trader negara China Zhuhai Zhenrong Corp, ucap para pejabat tersebut kepada Reuters.

Pasar minyak sudah menghadapi melimpahnya suplai dengan para produsen memompa lebih dari 1.5 juta barel per hari, yang mana itu lebih besar dari permintaan di semester pertama tahun ini, ucap para aanlis.

Carsten Fritsch, analis di Commerzbank di Frankfurt mengatakan bahwa ada kelebihan suplai yang luar biasa di pasar minyak, cadangan terus naik dan saat ini kita memiliki prospek suplai minyak Iran yang lebih besar yang akan mengguyuri pasar.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar