Minggu, 26 Maret 2017

commodity  Commodity

Harga Minyak Melemah Karena Default Yunani dan Lonjakan Output

Rabu, 1 Juli 2015 14:54 WIB
Dibaca 2550

Monexnews - Harga minyak melemah pada sesi tengah hari di hari Rabu setelah Yunani menjadi negara maju pertama yang mengalami default pada pinjamannya kepada IMF dan juga karena produksi AS dan OPEC menyentuh rekor baru.

Yunani, seperti yang diperkirakan, tidak mampu membayar pinjaman mereka sebesar $1.6 miliar euro kepada IMF, dalam apa yang menjadi pembayaran terbesar yang tidak terbayar dalam sejarah keuangan.

Default Yunani telah mendorong penguatan pada dollar terhadap euro, dengan penguatan greenback berikan tekanan kepada harga minyak mentah karena menjadikan harga minyak yang berdenominasi dengan dollar menjadi lebih mahal bagi negara lain yang menggunakan mata uang lainnya.

Harga minyak mentah berjangka AS turun sebesar $1.09 menjadi $58.38 per barel pada pukul 14.50 WIB.

Para analis mengatakan bahwa meningkatnya produksi dari OPEC serta Amerika Serikat juga membebani harga minyak.

Survei Reuter menunjukkan bahwa secara keseluruhan suplai OPEC naik ke level tertinggi tiga tahun di 31.60 juta barel per hari di bulan Juni, naik dari 31.30 juta barep bpd di bulan Mei. Sementara itu di AS, produksi minyak mentah naik 9.000 barel perhari menjadi 9.701 juta barel perhari di bulan April, level tertinggi sejak Mei 1971, data ditunjukkan oleh Energy Information Administration pada hari Selasa.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar