Selasa, 17 Januari 2017

breaking-news PM Inggris Theresa May: Pemerintah Akan Ajukan Kesepakatan Brexit Baru Untuk Voting Parlemen

commodity Commodity

Harga Minyak Merangkak Naik, Ditopang Pelemahan Dollar AS

Rabu, 6 Mei 2015 9:28 WIB
Dibaca 1725

Monexnews - Harga minyak merangkak lebih tinggi pada hari Rabu menuju ke level tertinggi 2015 yang dicapai pada sesi sebelumnya, didukung oleh pelemahan dollar dan gangguan terhadap ekspor minyak mentah dari Libya.

Harga minyak mentah AS untuk pengiriman bulan Juni diperdagangkan 43 sen lebih tinggi di $60.83 per barel pada pukul 09.19 WIB. Kontrak ditutup naik $1.47 pada hari Selasa, setelah menyentuh level tertinggi 2015 di $61.10.

Negara-negara yang tergabung dalam OPEC diperkirakan akan mempertahankan level produksi saat ini pada pertemuan bulan depan, ucap tiga orang delegasi, seiring negara-negara Teluk masih fokus pada pangsa pasar dan reli pada harga minyak telah meredakan seruan dari anggota lain untuk mengurangi suplai.

Salah satu produsen OPEC yaitu Arab Saudi mempertahankan harga tidak berubah untuk bulan Juni untuk harga minyak patokan Arab light kepada para pembeli dari Asia, lebih mencari untuk mempertahankan pangsa pasar di tengah persaingan yang ketat, sementara itu naiknya harga minyak untuk Eropa mencerminkan reli harga di dalam kelas saingannya dalam beberapa pekan terakhir.

Sebuah laporan dari kelompok industri American Petroleum Institute menunjukkan bahwa cadangan minyak mentah AS turun sebanyak 1.5 juta barel pada pekan lalu, untuk pertama kalinya pada tahun ini.

Sementara itu dalam survei Reuters, indikasikan bahwa cadangan minyak mentah AS naik sebanyak 1.5 juta barel pada pekan lalu.

 

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar