Jumat, 24 Maret 2017

breaking-news Klaim Awal Pengangguran AS naik menjadi 258K pekan lalu dari sebelumnya 243K, estimasi 240K

commodity  Commodity

Harga Minyak Terdorong Lebih Rendah Setelah Pemangkasan Suku Bunga China

Senin, 11 Mei 2015 17:30 WIB
Dibaca 6083

Monexnews - Harga minyak sebagian besar sedang berjuang pada hari Senin setelah China umumkan stimulus ekonomi terbaru, namun para analis masih tetap berhati-hati terhadap penguatan akhir-akhir ini di pasar minyak.

Harga minyak West Texas Intermediate di Nymex turuns sebesar 59 sen dari level penutupan sebelumnya di $59.02 per barel, sementara itu minyak Brent anjlok 38 sen di $65.78 per barel.

Dua harga minyak patokan global berbeda pada pekan lalu seperti minyak Brent yang melemah 1.6%, hentikan reli selama empat pekan beruntun, sementara itu minyak WTI menguat sebesar 0.4% dan naik untuk dua pekan beruntun.

Pada akhir pekan lalu, China, yang merupakan konsumen minyak terbesar kedua di dunia, memangkas suku bunga untuk ketiga kalinya dalam enam bulan terakhir.

Analis dari salah satu perusaah broker di Eropa mengatakan bahwa pertumbuhan China bergerak stagnan untuk waktu yang lama dan stimulus ini adalah alasan yang tepat.

Di saat China bergerak cenderung untuk mendukung harga minyak pada ekspektasi bahwa pemerintah akan mendukung pertumbuhan ekonominya, beberapa analis mempertanyakan apakah reli minyak akhir-akhir ini akah berkelanjutan. Harga telah naik sekitar 40% sejak mereka mencapai level terendah tahun ini.

 

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar